Ada pertemuan, ada perpisahan. Ada suatu saat dimana kita mendapatkan sesuatu dan ada saatnya juga dimana kita kehilangan sesuatu.

 

Saya telah kehilangan seorang sahabat.

 

Saya sangat mempercayainya. tetapi entah apa yang membuatnya begitu. Sedih? Pasti. Apalagi ketika dia bilang dia gak percaya akan adanya teman. Makin sedih lagi. Mungkin selama ini hanya saya yang menganggap dia sebagai sahabat, tetapi tidak sebaliknya. Yah, entahlah. Mungkin merupakan kesalahan saya juga dia jadi seperti itu. Ingin minta maaf, tapi takut permintaan maaf saya tidak diterima.

 

Yang jelas saya merasa gagal karena telah membuat sakit hati seorang sahabat. Yah, saya memang bodoh. Ternyata diri ini masih mempunyai banyak kekurangan. Niat untuk merubah diri juga masih sedikit. Selama ini saya hanya cuma ngomong doang. Bicara besar tapi usaha mewujudkan sangat kurang. Saya mungkin pantas dihujat untuk hal ini.

 

Perlu introspeksi, perlu perencanaan tekad dan komitmen yang kuat. Diri ini harus diniatkan untuk jadi lebih baik lagi. Agar kesalahan yang sama tidak terulang. Agar keburukan yang sama tidak terjadi lagi. Manusia hanya bisa berencana, tapi rencana Allah SWT lebih baik lagi. Semoga langkah menuju kebaikan ini selalu diridhoi oleh Allah SWT.

 

Comrades. Ya, teman seperjuangan. Tanpa mereka saya tidak bisa berdiri sendiri. Mereka yang sama-sama berjuang, mereka yang telah gagal dalam perjuangan bersama, mereka yang telah berhasil dalam perjuangan bersama, mereka yang telah memberikan kata2 pembangkit diri, ya, mereka, tanpa mereka saya tidak akan ada apa-apanya. Terima kasih wahai kawan, semoga kalian masih tetap mau mengoreksi diri ini yang mempunyai banyak kesalahan.

 

Guru. Ya. banyak sekali diri ini menimba ilmu dari bapak dan ibu guru. Diri ini tidak akan pernah melupakan jasa2 kalian wahai bapak dan ibu. Amat sabar dalam memberikan curahan ilmu kepada kami, memberikan wasiat hidup yang amat sangat berharga bagi kami. Sungguh tanpa kalian diri ini akan tidak tau harus berjalan kemana.

 

Keluarga, saudara, ya, mereka yang selalu mendukung diri ini. Ayah, ibu, kakak, terimakasih telah mendukung aku walaupun diri ini suka merepotkan kalian.

 

Kakek, nenek, bisakah kalian melihat aku disini, di kampus ini, tempat impian ribuan orang yang hampir tidak bisa dijamah oleh kalian? Andai kalian masih ada disini, kalian pasti bangga melihatku, cucu kesayangan kalian, berdiri disini. Terima kasih kakek, nenek, berkat ilmu dan kata-kata semangat yang kalian berikan, aku berhasil mencapai awal dari segala impian ini.

 

Dan juga dirimu, ya, seseorang spesial, yang amat sangat sabar selalu menyemangati diri ini walaupun sudah terjatuh beberapa kali. Yang selalu mendukung diri ini walau apapun yang terjadi. Sungguh, terima kasih. Tanpa engkau, mungkin aku telah menjadi seonggok jasad berjalan. Mungkin aku menjadi tidak berharga.

 

Ya, masih banyak orang-orang yang telah berjasa dalam hidup ini yang tidak bisa saya sebut satu-satu. Saya berterima kasih kepada kalian, terima kasih atas kebaikan kalian yang pernah kalian berikan kepada saya. Semoga kebaikan kalian dibalas dengan yang lebih baik lagi dari Allah SWT, amin.

 

Cycle of life. Putaran kehidupan. Ya, sampai sekarang banyak sekali yang terjadi dalam hidup saya ini. Pertemuan, perpisahan, mendapatkan, kehilangan, senang, sedih, marah, gembira, kebajikan, kejahatan, kebaikan, keburukan, kebenaran, kebatilan, semuanya berputar bercampur aduk didalam sebuah putaran roda yang bernama kehidupan. Pengalaman hidup demi pengalaman hidup berkumpul menjadi satu layaknya kepingan puzzle yang terkumpul satu demi satu untuk menghasilkan yang kedewasaan. Bismillaahirrahmaanirrahim, ya Allah, semoga aku selalu mendapatkan yang terbaik dari-Mu dan bisa memberikan yang terbaik bagi semua orang-orang yang kusayangi disekitarku. Untuk memberikan kebaikan bagi semua orang. Semoga diri ini bisa membawa senyuman bagi dunia.

 

Jam berapa sekarang?

 

Wew gak sadar udah jam 12.15.

 

Oke, Selamat Ulang Tahun yang Ke-20, Muhammad Wira Baskoro.

 

-14 Maret 2010-